IRWAN PRAYITNO INGATKAN PENGURUS ALPPIND YANG AKTIF, PERAN KELUARGA TETAP DIJAGA DAN DIUTAMAKAN Berita Utama

IRWAN PRAYITNO INGATKAN PENGURUS ALPPIND YANG AKTIF, PERAN KELUARGA TETAP DIJAGA DAN DIUTAMAKAN

Padang--Sudah dilantik pengurus Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppind) di 19 Kota dan Kabupaten Provinsi Sumatera Barat oleh Ketua Umum Pengurus Wilayah Provinsi Sumbar Nevi Zuairina yang diikuti seluruh pengurus secara virtual di daerah masing-masing.

"Pelantikan ini dilakukan saat pandemi Covid-19 dan namun pelaksanaan tetap aktif dan produktif dalam pelaksanaannya, dengan mengikuti penerapan protokol kesehatan," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menjadi Keynote Speaker pada pelantikan Pengurus Alppind se Sumbar di Auditorium Gubernur, Kamis (11/2/2021).

Irwan Prayitno apresiasi kepada Alppind walaupun disuasana pandemi Covid-19 tetap diadakan pelantikan pengurus dengan semangat. Untuk itu saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik tetap semangat bekerja." ucap Irwan.

Ia juga menekankan kepada pengurus Alppind yang baru saja dilantik, karena didalam pengurusan ini adalah kaum perempuan tidak ada laki-laki sesuai dengan namanya Aliansi Perempuan Peduli Indonesia.

Menurutnya ini sangat bagus bisa mengangkat harkat perempuan dan mengangkat peran perempuan, untuk berpotensi dan berkopentensi. Banyak orang yang selama ini menganggap perempuan itu hanya bisa di dapur, di sumur.

"Dengan potensi luar biasanya perempuan bisa melakukan sesuatu sesuai dengan tuntutan zaman, perempuan tidak lagi di dapur apalagi di kasur ataupun sumur, perempuan bisa berbuat banyak, karena haknya pun sama dengn laki-laki, maka dari itu mindset lama harus dirubah sesuai dengan tuntutan zaman," kata Irwan.

Selanjutnya Irwan juga mengajak semua pengurus Alppind baik di Kota maupun di Kabupaten agar tetap aktif. Aktualisasikan potensi kita dari seluruh yang diraih atau yang diperbuat untuk mencari amal jariah pahala.

Banyak peluang yang bisa kita raih. Namun demikian walaupun perempuan aktif diberbagai bidang termasuk politik eksekutif dan sebagainya peran keluarga tetap harus dijaga dan namanya keluarga tetap dijadikan nomor satu.

"Untuk itu perlu saya ingatkan kepada kaum perempuan yang aktif di Alppind maupun organisasi lainnya, jangan sampai keluarga nomor dua, boleh sibuk seperti demikian tetapi, keluarga tetap dinomor satukan. Utamakanlah kelurga," pesan Irwan.

Ketahanan kelurga sangatlah penting dalam menerapakan generasi penerus, ibaratkan seorang bapak adalah kepala rumah tangga, maka ibu-ibu adalah lehernya, kemana menoleh kaum ibu lah yang mengatur begitulah kehidupan berumah tangga.

Posisi Alppind itu adalah sangat strategis dalam rapatkan barisan perempuan. jadi selain urusan di luar yang banyak bisa dikerjakan urusan rumah keluarga tetap nomor satu. Alppin saat ini juga dapat menggalang kekuatan perempuan juga, salah satunya bisa menanggulangi Covid-19, tentu peran perempuan sangatlah besar itulah hakekat dan semangatnya seorang perempuan.

"Kembali kami ucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja di lantik semoga menjadi keluarga-keluarga yang hebat, namun perempuan pada suami tetaplah patuh," ucap Irwan.

Sementara itu, Nevi Zuairina selaku Ketua Umum Pengurus Wilayah Provinsi Sumbar juga menyebutkan perempuan adalah tempat pertama belajarnyq anak-anak juga tiang negara dan perempuan temannya kaumnya laki-laki. jadi perempuan itu sebetulnya adalah hebat.

"Oleh sebab itu fokus utama perjuangan ormas Alppind adalah pengutan keluarga dalam membangunan Nasional, yang memiliki cita-cita dan jangkauan yang besar dan sangat penting menjalin kemitraan dengan pihak yang memiliki kesamaan visi dan misi dalam membangun bangsa," ujarnya.

Selanjutnya, sama-sama dipahami bahwa untuk membawa negeri ini harus mulai dari pribadi, keluarga, masyarakat, dan akhirnya pembangunan nasional penting penguatan keluarga pendorong Alppind dalam menyatuakan semua potensi.

Sebagaimana yang tertera dalam visi dan misi Alppind adalah pererat, perekat persaudara dan kontribusi dalam membangun indonesia yang bermartabat berbasis nilai agama dan budaya. "Untuk membangun indonesia dengan berbasis nilai agama bukan berarti kita menjadi paling hebat, justru menjadi penengah untuk membangun negri ini dengan basis agama dan budaya," kata Nevi.

Selain itu pendidikan yang sangat mudah terbentuk itu adalah karakter yang berbasis agama. jadi mendidik anak dimulai dari kecil dengan pendidikan karakter agama sehingga menjadi paling enak dan paling gampang, dan patuh dan taat seorang anak kepada orang tua terutama kepada Allah SWT," terang Nevi.

(Cen).



Berita Terkait

Tidak Ada Berita Terkait